Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November 2016 mendatang. PT KANISIUS telah bekerja sama dengan Seksi Pendidikan Gereja Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Kota Wisata mengadakan acara sarasehan pendidikan. Acara ini dilangsungkan pada hari Sabtu yang lalu, tanggal 19 November 2016 pukul 08.30-12.00 WIB. Acara diselenggarakan di Gedung Serbaguna Gereja Maria Bunda Segala Bangsa. Seksi Pendidikan Gereja mengundang para pengajar dari sekolah, dari gereja, dan juga tidak lupa para orang tua murid yang berdomisili dalam lingkup wilayah Gereja MBSB (Kota Wisata).

 

Tema yang diangkat adalah “Pendidikan Karakter di Sekolah dan Keluarga, Urgent!“. Narasumber dalam acara ini adalah narasumber yang sudah tepercaya pada bidang pendidikan karakter yaitu Bapak Albertus Donie Koesoema. Bapak Albertus Donie Koesoema sekarang menjabat sebagai Direktur Pendidikan Karakter Education Consulting (Jakarta) dan beliau pernah mendapatkan 2 penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional pada tahun 2008 dan 2011. Beberapa tulisan Bapak Albertus Donie Koesoema yang diterbitkan oleh PT KANISIUS antara lain Buku Pendidikan Karakter Utuh dan Menyeluruh (Tahun 2012), Buku Veronika: Misteri Perempuan Kudus di Jalan Salib Kristus (Tahun 2014), dan Buku Strategi Pendidikan Karakter : Revolusi Mental dalam Lembaga Pendidikan (Tahun 2015).

 

Acara sarasehan pendidikan itu dihadiri oleh 135 orang sehingga mampu memenuhi Gedung Serbaguna Gereja MBSB (Kota Wisata). Acara diawali pembukaan oleh Ketua Seksi Pendidikan Gereja MBSB yaitu Bapak Fx. Siswo Murdwiyono lalu dilanjutkan pembukaan dari Pastor Kepala Paroki yaitu Romo Benyamin Sudarto, Pr.. Bapak Donie Koesoema secara simbolis menyerahkan buku kepada Romo Ben sebagai penanda acara sarasehan pendidikan dimulai.

 

Bapak Donie menyampaikan bahwa pendidikan karakter harus diawali dari diri sendiri, bukan dari orang lain, barulah setelah itu kita bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anak maupun para peserta didik yang kita bimbing. Revolusi mental seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, dalam konteks ini yaitu lembaga pendidikan, haruslah dimulai dari tiap individu siapapun yang ada di dalamnya. Para pengajar harus memiliki integritas dalam mendidik para peserta didiknya dalam rangka membangun karakter mereka. Apabila sebagai pengajar sudah mulai menipu diri sendiri maupun orang lain terhadap penilaian untuk peserta didiknya yang kurang baik, maka perlu dipertanyakan mau jadi apa anak didik kita kelak? Perbuatan tidak jujur itu pula yang menyebabkan pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dari beberapa negara tetangga misalnya Singapura. Selain itu Bapak Donie juga banyak bercerita terkait persiapan program Kemendikbud yaitu PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) yang rencananya akan diluncurkan sendiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo nantinya.

 

Acara kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab hingga pukul 12.00. Para peserta pun diberikan kejutan hadiah berupa buku gratis bagi yang bertanya kepada narasumber. Sarasehan ditutup oleh Bapak Fx. Siswo Murdwiyono yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama. Sungguh menarik acara sarasehan pendidikan kali ini, terlihat dari banyaknya para peserta yang tetap setia hingga akhir acara. Semoga para peserta semakin mendapat inspirasi dan manfaat melalui acara ini. Selamat menyambut Hari Guru Nasional 2016.